Mungkin kata contek menyontek sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Contek menyontek merupakan hal yang lumrah terjadi ketika disuatu sekolah diadakan ulangan akhir semester (UAS) maupun ulangan kenaikan kelas (UKK). Tradisi contek menyontek ini ibaratnya sudah mendarah daging dengan kepribadian siswa yang malas belajar. Padahal, guru pengawas ketika ulangan tearsebut telah melarang. Yang paling kacau adalah yang nyontek via HP (Handphone), biasanya saling mengsmskan jawaban dari seseorang yang telah mengerjakan soal, selain itu juga ada yang via BBM (Blackberry Mesenger). Yah memang dapat dikatakan canggih tapi juga beresiko. Kenapa saya mengatakan beresiko? ya tentu jika ketahuan oleh pengawas pasti langsung disita HP nya, selain itu juga tentu pasti dapat point pelanggaran, selain itu juga bermasalah dengan BP. Wow memang melanggar itu berat resikonya. Kalau saya pribadi jujur tidak munafik, saya juga terkadang menyontek jawaban dari teman, tapi itu juga jika memang kepepet. Kalau saya pribadi paling mecontek sekitar 20% dari jumlah soal yang ada. Tapi, saya mempunyai pengecualian tersendiri yakni saya mencontek via mouth to mouth (mulut ke mulut), tapi terkadang juga dengan kode-kode tertentu. Kenapa saya tidak mencontek dengan menggunakan HP? Ya karena resikonya berat. Ya tapi memang pada dasarnya menyotek itu tidak boleh jadi kita setidaknya harus belajar, aspek kemandirian juga sangat diperlukan. Jadi kita harus berusaha untuk jujur walau itu terkadang berat.

Akal dan Nafsu adalah suatu hal yang lazim merupakan 2hal yang ada atau dimiliki oleh manusia. Akal dan Nafsu merupakan 2 hal yang saling bertentangan. Kenapa bertentangan? Karena jika kita mengikuti nafsu dan ketika akal anda telah berfikir secara logis lagi / berfikir secara sehat maka anda akan merasa malu dan merasa diri anda telah menjadi orang yang sangat gila. Jika kita mengambil suatu perumpamaan dengan menggunakan hukum Archimedes yaitu tekanan berbanding terbalik dengan volume, semakin tinggi tekanan maka semakin rendah volume dan sebaliknya semakin tinggi volume maka semakin rendah tekanan. Tekanan dapat kita ibaratkan sebagai nafsu dan volume dapat kita ibaratkan sebagai akal (dengan berdasarkan hati). Jika kita mendapatkan tekanan dari luar (yang berupa nafsu) tetapi kita menghadapi hal tersebut dengan akal dengan melapangkan dada, maka insyaalloh kita akan menjadi orang yang memiliki sifat yang baik. Tetapi, jika kita mengikuti nafsu maka hal yang akan terjadi adalah keburukan.
Sakit memang hal yang lumrah dirasakan oleh setiap orang. Sakit yang kurasakan ini memang sudah sering aku alami. Demam, pusing, batuk, pilek itulah yang kurasakan. Mungkin ini diakibatkan oleh kurangnya perhatianku pada kesehatan diri. Padahal jika kita pikirkan semua hal yang dikerjakan akan lebih semangat jika kita sehat. Maka jagalah kesehatan mu. Keep healthy always smile :)
Tahukah anda kucing???? So pasti tahu lah...........
Kali ini saya akan berbagi mengenai keunikan kucing versi saya........ hahaha
Kucing adalah hewan mamalia karnivora......... yang melahirkan............. melahirkan apa??? Ya anak kucing lah masa anak ayam,,,, hahaha
Pada suatu sore di hari minggu saya bersama teman saya berada di mesjid di sekolah saya, kami waktu itu telah melaksanakan sholat asyar. Kami bermain di halaman mesjid tersebut. Tiba-tiba datang seekor kucing.... lalu teman saya berkata pada saya hey kamu tahu gak keunikan kucing??? saya menjawab "Tidak, memangnya apa keunikan kucing???" lalu teman saya menjawab "
Kucing itu jika matanya tertutup dia akan sontak mundur dengan sendirinya" lalu saya coba menutupi mata kucing yang tadi lewat. Eh, ternyata benar. Silahkan anda buktikan!!! hahaha
Ini merupakan pengalaman saya yang tidak akan terlupakan. Ketika saya masuk kekamar mandi dengan membawa tangga yang akan saya pergunakan untuk mengganti lampu kamar mandi yang mati, dari arah belakang saya tiba-tiba muncul seekor kecoa. Kecoa tersebut hinggap di punggung saya, lalu kecoa tersebut saya kibas dengan tangan eh ternyata kecoa tersebut masuk kedalam bak mandi. Setelah saya selesai mengganti lampu yang mati, lalu saya nyalakan lampu kamar mandi tersebut. Eh, ternyata si kecoa masih hidup dan berenang-renang didalam air. Saya mencoba membunuh kecoa tersebut dengan cara menenggelamkan kecoa tersebut...... tapi hal tersebut tetap saja tidak berhasil si kecoa masih tetap hidup. Hal tersebut saya lakukan berkali-kali tapi si kecoa tetap saja hidup dan berenang-renang di bak mandi.
Akhirnya saya mempunyai ide untuk membunuh kecoa tersebut........... Tara,,,,,, saya ambil kecoa tersebut dengan menggunakan gayung lalu saya masukan kecoa tersebut ke lubang kloset lalu saya siram dengan pembersih dan pewangi kamar mandi lalu si kecoa pun tewas horeeee......... tragis ya, hehehe
 |
| Kecoa |